Arahan Dan Penekanan Kapolda Kepada Calon Ajudan Dan Walpri Pasangan Cagub Dan Cawagub Maluku

Pengumuman Polri

Tribratanews – Kapolda Maluku Irjen Pol. Drs. Deden Juhara memberikan arahan dan penekanan kepada calon ajudan dan walpri pasangan calon gubernur dan wakil gubernur maluku yang bertempat di rupatama polda Maluku. Kamis (18/01/2018) pukul 11.15 Wit.

Pada arahan dan penekanan ini, Kapolda didampingi Irwasda Maluku Kombes Pol. Purwolelono,S.IK,MM, dan Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol. Harvin Raslin. Giat ini dihadiri Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol. Agus Sutrisno, Kabid Ku Polda Maluku Kombes Pol. Eryek Kusmadi,S.Sos,S.IK, dan para Pamen yang ditunjuk.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan agar seluruh calon ajudan dan walpri agar jangan ikut dalam politik praktis, jangan terbawah atau terpengaruh dengan paslon yang dikawal, jangan arogan saat melaksanakan pengawalan terutama di jalan raya, kita melaksanakan pengamanan walaupun menggunakan seragam preman namun kita tetap anggota polri yang melaksanakan tugas mewakili bapak kapolri dan bapak kapolda.

Saat ini pengawalan pejabat negara bahkan bapak presiden sendiri sudah sangat ramah dan santun di jalan raya, acungkan jempol bagi pengguna jalan lain yang memberi jalan kepada pengawalan kita, pada saat pengawalan nanti ada rekan-rekan kita dari TNI yang ikut dalam pengamanan, olehnya itu jalin komunikasi dan kerjasama yang baik, jika ditemukan ada politik hitam, politik uang dan pelanggaran pilkada lain maka segera lapor kepada satuan atas atau pimpinan kita dalam menindak lanjuti.

Lanjutnya, di lapangan agar jangan saling intip atau berantem, harus kompak di lapangan antara satu dengan yang lain, jangan membela paslon yang kita kawal apalagi dalam hal yang salah, kita anggota polri hanya di perintahkan untuk melaksanakan pengamanan diri bagi paslon dan keluarganya saja sesuai tupoksi kita sebagai anggota polri dalam memberi rasa aman kepada siapa saja yang membutuhkan jasa pengamanan dari polri, selalu waspada diri dan orang yang kita kawal saat pengamanan nanti. Jika kita melakukan pelanggaran saat pilkada, maka bapak kapolri sendiri tidak akan melindungi yang bersangkutan karna sudah ada peringatan dan penekanan awal.

Pada arahan ini juga kapolda menyampaikan beberapa perintah bapak kapolri kepada seluruh personil polri dalam bersikap netral dan bijak saat pemilu kada serentak dalam pengawalan ADC terhadap para paslon yang berkompetisi dalam pilkada serentak 2018 ini.

Arahan juga disampaikan oleh bapak irwasda maluku yang menekankan agar para calon walpri dan ADC paslon gubernur maluku dapat melaksanakan tugas dengan baik, yang menggunakan senjata api agar diperiksa lagi kemampuan dan dilatih, begitu juga bela diri di lapangan, jangan sampai kita melanggar SOP yang ada.

Irwasda meminta agar Karo SDM mengecek kembali para calon ADC dan walpri para paslon gubernur maluku ini, jangan sampai terjadi hal-hal yang berakibat fatal, terhadap yang bersangkutan dan intitusi polri ini, sampaikan intormasi kepada pimpinan terdekat atau yang paling atas tentang setiap kegiatan paslon yang kita kawal dan sampaikan ke jajaran yang wilayahnya dituju para paslon saat giat politik atau kampanya paslon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *